haha69
haha69
haha69
haha69
haha69
haha69
haha69
Romahrmozi mengatakan, kasus pelaporan Erwin Aksa sudah selesai

Romahrmozi mengatakan, kasus pelaporan Erwin Aksa sudah selesai

Read Time:1 Minute, 58 Second

Saya kira kasus ini pada dasarnya sudah selesai, karena waktu itu sebagai presiden saya kontak dengan Pak Yusuf Kalla

JAKARTA (ANTARA) – Ketua Dewan Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan M Rumhormozi (Rumi) mengatakan, kasus yang menjerat Wakil Ketua Umum Partai Golkar Erwin Aksa di Badan Reserse Kriminal Polri telah selesai.

“Saya kira kasus ini pada prinsipnya sudah selesai, karena waktu itu sebagai presiden saya kontak dengan Pak Yusuf Kalla,” katanya di Jakarta, Jumat.

Menurutnya, isu ini sudah berlangsung lama, sejak 2018. Saat itu, Ketua Umum PPP bersama Yusuf Kalla mendukung salah satu calon di Pelkada Sulsel.

Disinggung apakah bersedia dipanggil Bareskrim Polri untuk dimintai keterangan, Romy berdalih jika yang memberi tahu dipanggil lebih dulu.

Dia juga menegaskan, jika masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan, tidak akan mempengaruhi hubungan PPP dan Golkar di Aliansi Indonesia Bersatu (KIB).

Sebelumnya, Direktorat Cybercrime (Dittipidsiber) Bareskrim Polri menindaklanjuti laporan polisi yang diajukan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Erwin Aksa terhadap Ketua Dewan Pertimbangan PPP M Rumhormozi atas dugaan pencemaran nama baik, dengan meminta klarifikasi kepada pelapor.

Baca juga: Bareskrim Lanjutkan Laporan Erwin Aksa tentang M Romahurmuziy

Kepala Kantor Penerangan (Karopenmas) DivHumas Polri Brigjen Paul. Di Jakarta, Rabu (7/6), Ahmed Ramadan mengatakan, penyidik ​​Bareskrim Polri memanggil pelapor yakni Ewen Aksa untuk dimintai klarifikasi, namun yang bersangkutan tidak hadir.

“Saya diundang wawancara untuk memberikan informasi pada Selasa (6/6) kemarin, tapi Kak EA (Erwin Aksa) tidak datang memenuhi undangan wawancara,” kata Ramadhan.

Surat panggilan tersebut dikeluarkan pada Kamis (1/6), setelah Dittipidsiber Bareskrim Polri menerbitkan surat perintah penyidikan nomor: SP.Lidik/407/V/RES.1.14/2023/Dittipidsiber dan surat perintah penetapan nomor: SP.Gas/408/V/ RES.1.14/2023/Dittipides.

Menurut Ramadhan, Erwin Aksa tidak hadir tanpa memberikan keterangan kepada penyidik, termasuk penasihat hukumnya. Untuk itu, kata Ramadan, penyidik ​​menjadwal ulang pemeriksaan Erwin Aksa pekan depan.

Erwin Aksa melaporkan M. Römhrmurzi alias Römi ke Bareskrim Polri pada 8 Mei terkait dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor: LP/B/90/V/2023/SPKT/BARESKRIM/POLRI.

Erwin Aksa mengadukan Rumi terkait pernyataan sesama politikus di kanal YouTube yang menyebut dirinya penipu, penipu, dan pelaku. Ini mencorengnya sebagai pengusaha yang mengutamakan kepercayaan.

Politisi Partai Golkar itu menyerahkan sepenuhnya penanganan persoalan kepada Bareskrim Polri dengan mengutamakan silaturahmi.

Baca juga: JK Jelaskan Erwin Aksa Dukung 02 Karena Persahabatan
Baca juga: PPP tuntut publik hormati hak politik Romahrmozi

Koresponden: Fawzy
Editor: Indra Goltom
Hak Cipta © Bean 2023

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
IPO: Kemitraan Pemerintah Swasta jenius dalam hal bersekutu dengan PDIP Previous post IPO: Kemitraan Pemerintah Swasta jenius dalam hal bersekutu dengan PDIP
Wayan Koster bersedia mendapatkan dukungan Pale untuk Ganjar Pranowo Next post Wayan Koster bersedia mendapatkan dukungan Pale untuk Ganjar Pranowo