haha69
haha69
haha69
haha69
haha69
haha69
haha69
Menparekraf upayakan peningkatan produk ekonomi kreatif melalui "Beti Dewi"

Menparekraf upayakan peningkatan produk ekonomi kreatif melalui “Beti Dewi”

Read Time:1 Minute, 11 Second

Peserta yang berasal dari kelompok penjangkauan wisata (Pokdarwis) dilatih merancang dan mensponsori paket trekking

Jakarta (Antara) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Minparkrav) Sandiaga Salahuddin Ono mengatakan pihaknya berupaya meningkatkan produk pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Papua melalui Program Pembelian Wisata Kampung Kreatif (Beti Dewi).

“Dalam program Beti Dewi, para peserta dari Kelompok Peduli Wisata (Pokdarwis) dilatih merancang dan mensponsori paket wisata agar lebih menarik sehingga lebih banyak wisatawan yang berkunjung ke desa wisata tersebut,” kata Sandiaja dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu.

Pihaknya berupaya mengembangkan subsektor kuliner, kerajinan, dan fesyen agar berdampak ekonomi bagi masyarakat sekitar dan meningkatkan kesejahteraan.

Pada tahun 2023, ditargetkan hingga 150 desa akan memiliki akses ke atau di atas platform digital, dengan minimal satu hari minimal 10 tamu.

“Tapi yang tutup baru empat. Ini akan kita kembangkan lagi dengan mitra lain. Karena mereka memiliki jaringan sekitar 50 juta transaksi online dari UMKM yang mendadak terkait dengan produk yang dibuat oleh kampung-kampung di Papua. Langsung terlihat bahwa kami dapat Menerapkannya dan kami akan memantau penjualan dan kami juga akan melaporkannya.

Selain sebagai program tindak lanjut Anugerah Desa Wisata Indonesia, kehadiran Beti Dewi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap produk wisata dan ekonomi kreatif di desa wisata di Indonesia.

Sementara itu, perwakilan Bank Indonesia Tommy Andreas menyatakan BI akan mendukung program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mendorong pengembangan produk parekraf, khususnya UMKM di desa wisata.

Koresponden: Cinta Ambarwati
Editor: AgusSalim
Hak Cipta © Bean 2023

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Institut Adat Betawi bersedia mengembangkan budaya Jakarta sesuai dengan revisi UU DKI Previous post Institut Adat Betawi bersedia mengembangkan budaya Jakarta sesuai dengan revisi UU DKI
Wakil Rektor Universitas: Olive belum terselesaikan karena masa depan mahasiswa Next post Wakil Rektor Universitas: Olive belum terselesaikan karena masa depan mahasiswa